Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Din Syamsuddin: Islam Berkemajuan adalah Islam yang Membawa Kemaslahatan

Pemikiran agama Islam cenderung mengalami perubahan. Hal itu dikarenakan beberapa faktor, yakni, pertama, agama bersumber wahyu yang relatif nisbi, jadi perlu penafsiran yang komprehensif dan mendalam. Kedua, interpretasi dipengaruhi watak individu Islam, bila tidak diperhatikan betul akan mengakibtakan salah paham. Ketiga, pemikiran Islam niscaya dikembangkan karena ada tuntutan sejarah.

Din Syamsudin mengatakan bahwa pemikiran Islam kontemporer memang berkembang pada satu situasi isi, yakni modernisasi dan globalisasi. Ditengah-tengah masa zaman yang berkembang begitu pesat dengan banyak isu-isu nasional maupun internasional, agama Islam mempunyai tantangan untuk menjadi problem solving. 

“Tapi pada faktanya ternyata agama termasuk dalam masalah, bahkan masuk dalam ranah pembuat masalah, tak terkecuali Islam. Makanya wajah Islam perlu tampil sebagai problem solving”, ujar Din.

Din juga menambahkan bahwa Islam berkemajuan dengan tauhid sebagai dasar, kemudian didorong dengan khilafah. Yang dimaksud dengan khilafah adalah khilafah sebagai misi kemanusiaan yang berimplikasi menjalankan misi keislaman terhadap lingkungan hidup. Bukan sebagai dasar konstitusi sebuah Negara. 

“Islam berkemajuan dapat kita pilih sebagai aksentuasi kemajuan Islam”, kata Din

Islam berkemajuan adalah khilafah islah, yakni gerakan yang melahirkan kemaslahatan. Khilafah wasathiyah, khilafah ashriyah. Oleh karena itu, Muhammmadiyah lebih mengedepankan praksisme keagamaan dari pada populisme keagamaan. Yakni dengan memperbanyak amal yang berkualitas tidak sekedar kumpul-kumpul orang dengan gerakan dan amal yang biasa saja, tutup Din. (Aji)

*Disampaikan pada Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah 1438 H. Pernah dimuat di muhammadiyah.id dan http://www.umm.ac.id/id/muhammadiyah/10851.html

Post a Comment for "Din Syamsuddin: Islam Berkemajuan adalah Islam yang Membawa Kemaslahatan"