Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dahnil: Ulama Harus Mempunyai Integritas Yang Baik

Strategi dakwah merupakan hal yang penting bagi ulama muda dalam membangun peradaban bangsa. Hal itu menjadi tantangan yang harus dilewati.

Modal utama agar bisa membangun keadaban dan peradaban bangsa adalah dengan melaksanakan salah satu misi dakwah Muhammadiyah, yakni purifikasi terhadap ajaran Islam, ungkap Dahnil.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah tersebut menegaskan pentingnya mengutamakan tiga hal, yaitu kemurnian tauhid, tingginya ilmu dan akhlak yang baik. Tanpa keadaban yang dicapai oleh tiga hal tesebut, maka perabadan bangsa akan sulit dibangun. “Semurni-murninya tauhid, setinggi-tingginya ilmu dan sepintar-pinarnya siasat”, ujar Dahnil mengutip perkataan HOS Cokroaminoto.

Dahnil beraharap ulama juga mampu menjadi pemimpin umat dan bangsa, tidak hanya membimbing umat. Tauhid tidak hanya eksrepsi tapi juga manifestasi. Tauhid yang murni pasti mempunyai integritas yang kuat, berani masuk pada ranah nahi munkar dalam rangka untuk mencapai bangsa yang bermartabat. “Orang yang tauhidnya tinggi tidak akan tunduk pada siapapun kecuali pada Allah”, tegas Dahnil.

Dahnil menjelaskan pentingnya untuk meninggikan ilmu, tidak sekedar belajar ilmu agama, tapi juga memperbaiki sistematika berpikir, dari mengetahui latar belakang masalah sampai menemukan solusinya. Disitulah bisa meninggikan ilmu pengetahuan untuk membangun keadaban dan peradaban bangsa.

Selain itu, Dahnil mengatakan bahwa akkhlak yang baik merupakan subsatansi dari tingginya tauhid dan ilmu. Jangan sampai hanya modal fikih dan syariat tapi minim akhlak, karena masalah besarnya adalah banyak orang yang sedikit merawat akhlaknya dan integritasnya sehingga sulit untuk membangun bangsa yang bermartabat. “Modal utama menjadi ulama yang terdepan adalah punya integritas yang baik”, tutup Dahnil. (Aji)

*Disampaikan pada kuliah umum Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) tahun 2018

2 comments for "Dahnil: Ulama Harus Mempunyai Integritas Yang Baik"

  1. Iyanih ulama jaman sekarang juga susah diteladani banyak blundernyaa

    ReplyDelete
  2. wah saya pernah bertemu beliau saat milad muhammadiyah di jakarta, dulu saya masih mahasiswa. saya dan teman2 menampilkan musikalisasi puisi untuk meramaikan acara

    ReplyDelete